Leaders Are Trained, Not Born!


Tak sengaja, saya menemukan file yang berisi kiriman email dari papa dua tahun lalu. Saya tak bisa pungkiri saya belajar banyak tentang makna kepemimpinan dari orang yang paling dekat dengan saya sendiri, papa. Berikut kiriman email dari papa.

My dearest Chacha,
………………………………………………………………………………………………………………
I believe that leaders are trained not born. Trainings and experiences will sharpen people’s understanding and expertise how to deal with people’s life and community in general.

There are many examples showing us that being intellectually intelligent is not enough to be bale to work well with community, not to mention, in political arena. Politics is an art which includes many aspects, sciences and knowledge and skills.
………………………………………………………………………………………………………………

Love,
PAPA

Saya banyak memperhatikan, menganalisa, belajar dari bermacam-macam gaya kepemimpinan baik orang-orang di sekitar saya atau bahkan membaca biografi orang-orang terkenal (menyenangkan membaca kisah-kisah mereka🙂 ). Saya juga melihat ada beberapa orang yang kalau saya bisa bilang sudah diberi ‘bakat alami’ untuk memimpin ataupun menjadi pemimpin dengan melewati proses maupun keadaan yang ‘memaksa’-nya untuk menjadi pemimpin. Yang jelas, saya percaya yang namanya ‘Pemimpin itu hasil proses latihan bukan hanya mengandalkan bakat alami’.

Ada sebuah penelitian menarik. Suatu survei di Amerika: umumnya, apabila karir Anda biasa-biasa saja, pada akhirnya Anda pun bisa menjadi seorang manager! Rata-rata 65 % pekerja karier yang memenuhi syarat, akhirnya akan menempati posisi middle management.
Apa artinya? Ini berarti, mendapati posisi seperti supervisor ataupun manager adalah pasti. Namun posisi tersebut tidak lantas menjadikan Anda seorang pimpinan.

Hasil survey itu saya dapatkan setelah mendapatkan training leadership untuk para calon Apoteker baru-baru ini. Saya menyukai slogan yang Bapak Drs. Eko C. Tjia, Psi, MM berikan dalam training kali ini.

Ingatlah dengan pepatah berbau iklan,

‘MENJADI TUA ITU PASTI, MENJADI DEWASA ITU PILIHAN’

Berbicara tentang pemimpin,

‘MENJADI MANAGER ITU PASTI, TAPI MENJADI PEMIMPIN ITU PILIHAN’

Kemudian, semua peserta pun diajak menonton video John C. Maxwell yang mengungkapkan ciri-ciri pemimpin yang sukses dan kami diminta menyimpulkan apa yang kami lihat dan dengar dari video tersebut. Ternyata, pemimpin yang sukses:

  • Tahu tentang tujuan hidupnya
  • Bisa mengembangkan potensi semaksimal mungkin
  • Memberi Nilai Tambah kepada orang lain (valuing people)
  • Menghargai orang lain
  • Menghargai apa yang dihargai orang lain
  • Membuat diri lebih berharga
  • Menghargai apa yang dihargai Tuhan

    Principle Centered Leadership sendiri memberikan definisi kepemimpinan:

    KEMAMPUAN SESEORANG UNTUK MENCAPAI KUALITAS DIRINYA YANG TERBAIK SEHINGGA MENJADI PANTAS UNTUK DIIKUTI.

    Ada sebuah kisah menarik tentang Mahatma Gandhi. Mahatma Gandhi dikenal sebagai seorang yang sangat konsisten menyelaraskan pikiran, perkataan, dan tindakannya. Suatu ketika ada seorang ibu yang minta anaknya diberi nasihat agar tidak mengkonsumsi daging-dagingan terutama daging sapi. Mahatma Gandhi saat itu hanya berkata kembalilah kepadaku 3 bulan lagi lalu aku akan memberikan solusi dari permasalahan ibu. Ibu itu pun bingung. Setelah 3 bulan, ibu itu kembali lagi dan lagi-lagi ia minta anaknya diberi nasihat oleh Mahatma Gandhi karena sang anak tidak mau mendengarkan kata-katanya. Mahatma Gandhi pun menyuruh anak itu mendekat dan ia berkata kepada sang anak ‘Anakku, mulai sekarang hentikan mengkonsumsi daging-dagingan. Jadilah vegetarian’. Tahu kenapa setelah 3 bulan baru Mahatma Gandhi berkata seperti itu, karena ia mau memberi contoh terlebih dahulu, dalam 3 bulan itu ia sendiri belajar menjadi vegetarian sehingga nasihat yang ia berikan ke orang lain selaras dengan tindakan yang dilakukannya. Luarrr biasaaa!!!

    Leader touch your heart first before please people to do something.
    (Hukum Koneksi-Hukum Mutlak Kepemimpinan)

    Lalu, inti dari training kami seharian itu. Kami belajar satu hal,
    MEMBERESKAN DIRI KITA DULU, SEBELUM MEMBERESKAN DIRI ORANG LAIN!

    Akhirnya, Jenderal MacArthur pernah berkata:
    TAK ADA YANG BISA DIHARAPKAN DARI PEMIMPIN YANG TIDAK BISA MEMIMPIN DIRINYA SENDIRI

  • 4 thoughts on “Leaders Are Trained, Not Born!

    1. gak yakin saya dirimu bertahan dengan template ‘item-putih’ yang monoton. coz, km gak “steady” orangnya bwahahahaha😀

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s