KURIKULUM SEKOLAH CALON IBU


Hari ini saya beruntung bertemu dengan salah satu dosen yang sudah pensiun namun sedang berkunjung ke kampus. Saya menyalaminya, menanyakan kabar Sang Bapak, dan kami (saya dan teman saya) diberi beberapa nasihat. Bapaknya juga ikut mendoakan agar kami sukses ke depannya. Sang Dosen berpesan “Tidak semua wanita itu bisa jadi Ibu loh, nduk. Menjadi ibu bukan hanya sekedar melahirkan anak, peran mendidik itu yang menjadikannya Ibu. Untuk menjadi Ibu kamu harus belajar, tidak ada pekerjaan yang paling mulia bagi wanita selain menjadi benteng bagi keluarganya, suami dan anak-anaknya. Kalau kamu bisa menjalankan itu, syurga balasannya”. Saya dan teman saya, yang kebetulan wanita juga senyum-senyum mendapat nasihat dari Bapaknya hari ini. Hmmm, nasehat Bapak hari ini bikin saya berpikir banyak…….:)

Trus, iseng-iseng buka FB dan saya menemukan note bagus tentang KURIKULUM SEKOLAH CALON IBU. Saya jadi menilai diri saya sendiri, udah kompeten belum yah menjadi ibu??? Berikut isi tulisannya:

Pekerjaan paling banyak di Indonesia itu adalah IBU RUMAH TANGGA.
Tapi koq belum ada sekolah yang mendidik jadi calon Ibu Rumah Tangga ya?
Padahal banyak sekali keahlian yang harus dimiliki seorang Ibu Rumah Tangga.
Ini sekedar khayalan kurikulum sebuah “Jurusan Ilmu Rumah Tangga”.
Gelar akademisnya mungkin “S.IRT” (Sarjana Ilmu Rumah Tangga”).

1. Fiqih keluarga & Kepribadian Islam
2. infrastruktur dan teknologi dalam rumah tangga
3. desain interior
4. arsitektur exterior
5. gizi dan nutrisi
6. pengetahuan kuliner
7. fashion dan perawatan pakaian
8. perawatan kecantikan
9. penjagaan kesehatan & kebugaran
10. deteksi & penanganan dini masalah kesehatan
11. olahraga keluarga
12. perencanaan & manajemen keuangan
13. bisnis rumahan
14. bertani di lahan sempit
15. hukum seputar rumah tangga
16. beladiri untuk keluarga
17. manajemen acara keluarga
18. pendidikan anak
19. psikologi keluarga
20. perawatan pasien dan manula
21. perawatan kehamilan dan menyusui
22. media informasi dan komunikasi
23. perencanaan transportasi
24. pengetahuan seputar belanja
25. sosiologi bertetangga
26. kontribusi wanita dalam masyarakat
27. dokumentasi dan informasi keluarga
28. pengembangan kreatifitas anak
29. dakwah di dan dari rumah
30. literatur keluarga
31. metode relaxasi (pijat, yoga)
32. hiburan dan rekreasi islami
33. kesehatan reproduksi
34. tanggap darurat dan kebencanaan
35. politik ramah keluarga

Ada masukan lagi?
Mungkin masih banyak lagi yah sebenarnya muatan kurikulum yang bisa ditambahkan di sini, yang jelas semua itu bisa dipelajari khan asal ada niat dan kemauan. Karena daftarnya banyak tuh, makanya pake fiqh prioritas, yang mana paling urgent untuk dipelajari dan dikuasai. Benar adanya ternyata kalau ‘Wanita itu Makhluk Multi-Tasking’. Jauh sebelum penelitian-penelitian barat bermuculan tentang bagaimana cara kerja otak wanita yang bisa mengerjakan banyak hal dalam satu waktu ternyata dalam ajaran agama saya, hal itu sudah tersirat. Subhanallah!

2 thoughts on “KURIKULUM SEKOLAH CALON IBU

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s