New Year 2012: Full of Hopes and Optimism


Sebentar lagi, kita akan mengalami pergantian tahun dari 2011 menuju 2012. Tahun 2011 sendiri bagi saya adalah tahun penuh perjuangan, kerja keras, dan banyak hal tak terduga terjadi. Tentu saja , hal ini mengantarkan saya pada perenungan mendalam dan saya mulai menanyakan kembali apa tujuan hidup dan makna kebahagiaan yang ingin saya capai.

Flashback 2011
Saya merasakan di tahun ini, tak ada waktu buat bersantai-santai karena ‘tuntutan’ orang tua untuk segera menyelesaikan studi dan menjadi salah satu ‘tulang punggung’ keluarga (maklum saya anak pertama dari keluarga biasa-biasa saja) memaksa saya harus keluar dari zona nyaman.
Januari—saya bertekad bulat untuk menyelesaikan studi S-1 dan masuk ke Program Profesi Apoteker Periode Februari. Allah terlalu menyayangi saya, saya banyak diuji dalam menyelesaikan skripsi ini. Memilih ‘melanjutkan’ penelitian terdahulu atau ‘memulai’ yang baru dengan konsekuensi harus dimulai semua dari awal lagi, tentu tak mudah. Saya memilih yang kedua. Thanks God, saya berhasil melewatinya, mengerjakan skripsi dari awal lagi, mulai mengambil data, mengolahnya, dan menyusun dalam bentuk skripsi dalam waktu 1 ½ bulan, cukup membuat stress. Sampai ibu saya menawarkan untuk ambil liburan ke Bali, tapi tak jadi karena ‘kejar-kejaran’ dengan waktu untuk mengurus masuk profesi. Namun semua berjalan sesuai rencana. Alhamdulillah!!!
Februari—Berstatus sebagai Mahasiswa Profesi Apoteker. Ini bukan saatnya main-main lagi untuk urusan studi. Waktu 1 tahun tidak akan terasa, oleh karena itu saya harus mengalahkan ego untuk aktif di bermacam-macam kegiatan. Hanya beberapa job nge-MC saya ambil, seperti nge-MC di acara kampus dan wisuda profesi saja. Fokus!!!
Maret—Menjalani perkuliahan profesi dan mengikuti berbagai macam kuliah tamu dari praktisi dari luar kampus banyak membuka cakrawala berpikir saya dan saya mulai ‘berpikir keras’ Where should I start my career? yang akan mengarahkan saya pada cita-cita saya, tentunya.
April—Di bulan ini, saya iseng-iseng awalnya untuk apply Global Sustainability Summer School di Brunei, ternyata nama saya masuk dalam kandidat yang diusulkan untuk mewakili UGM. Surprised!!! Karena lagi-lagi saya ingin fokus ke kuliah profesi. Tangan saya sempat gemetar ketika menerima surat LoA, sempat minder juga karena rata-rata yang diterima adalah dosen-dosen muda UGM. Ternyata doa orang tua saya lebih kuat, mereka ingin saya benar-benar fokus ke kuliah dan saya pun akhirnya tak jadi berangkat walaupun passport sudah di tangan. Orang tua saya berkata, ‘Kamu boleh terbang ke manapun, pergi ke mana kamu mau, asalkan sudah selesai tanggung jawabmu di sini (kuliah_red)’.
Mei—Tak banyak yang terjadi, masa perkuliahan profesi di kelas hampir berakhir. Dan saya mulai sibuk mempersiapkan diskusi komprehensif dan persiapan magang (PKPA di apotek dan PKL di industri). ‘Tembakan’ saya saat itu adalah saya harus dapat tempat PKL yang saya bisa belajar banyak (saya prefer PMA/Perusahaan Asing). Alhamdulillah, IPK dan nilai TOEFL mencukupi, saya dapat tempat PKL sesuai yang diinginkan.
Juni—Tak terasa, sudah saatnya ujian semester 1 dan saya dihubungi untuk menjadi bagian dari kepanitiaan DREaM-summer school di UGM. Saya pun mengiyakan, kapan lagi bisa dapat kesempatan untuk menjadi bagian kepanitiaan bertaraf internasional. Lagi-lagi, manajemen waktu harus diperketat, membagi waktu antara ujian dan kepanitiaan.
Juli—Tak banyak yang terjadi, di bulan ini saya mengikuti pembekalan menjelang magang yang tinggal sebentar lagi. Mengikuti beberapa acara kampus seperi seminar dan kuliah tamu. Dan mengisi ‘rohani’ saya dengan mengikuti Quran Camp. Saya selalu merasa mendapat energi baru ketika selesai mengikuti kegiatan-kegiatan keagamaan seperti itu seperi ‘Oase di padang gurun’.
Agustus—Magang tahap I di apotek. Bulan Agustus juga bertepatan dengan bulan Ramadhan dan saya tidak ingin melewatkan bulan penuh barakah ini. Sebisa mungkin membagi waktu antara ibadah dan kesibukan magang. Di saat saya jenuh, saya banyak mengadu padaNya, berdoa untuk bermacam-macam hal, mempertanyakan arti ‘kehadiran’ saya di dunia ini, dan saya meminta untuk dipertemukan dengan ‘Imam’ saya kelak (hehehe…).
September—Bulan transisi sebelum menjalani Magang Tahap II di industri. Harusnya saat liburan tapi menurut saya inilah saatnya saya melakukan aktivitas yang tidak bisa leluasa saya lakukan di hari-hari perkuliahan aktif, jadilah saya banyak keluar kota di bulan ini. Misalnya touring ke Jawa Timur dan Bangka. Perjalanan-perjalanan itu membuat saya belajar banyak hal.
Oktober & November—Magang Tahap II di industri di Jakarta, beradaptasi dengan ritme kehidupan orang Jakarta. Fokus dengan kesibukan magang, namun lagi-lagi ternyata saya tidak bisa ‘diam’, saya ingin magang sambil berbisnis. Dan juga mendatangi seminar dan expo beasiswa. Alhamdulillah semua berjalan beringingan juga!!! Bonusnya di bulan-bulan ini, tanpa diduga saya ‘dipertemukan’ kembali dengan seseorang yang entah kenapa saya berkeyakinan kuat dia bisa jadi imam saya yang baik kelak.
Desember—Bulan anti-klimaks, menurunkan ritme kehidupan yang serasa dikejar-kejar deadline trus. Masih seh dikejar deadline dengan laporan pasca magang. Namun lebih santai, menurut saya. Dan ternyata, saya tipe orang yang tidak bisa hidup ‘tenang’ kalau kerjaan belum kelar, akhirnya kadang-kadang jadi over mengingatkan teman-teman sekelompok (Maaf teman!!!). Bulan ini, saya juga iseng mencoba apply beasiswa dan job vacancy (hehehe iseng aja, pengen tahu kemampuan saya sampai mana…). Dan lagi-lagi, saya berkesempatan untuk ke luar kota lagi, touring ke Jawa Barat dan Kendari.

2012: Saatnya Menciptakan Momentum, Membuat Tantangan-Tantangan Baru, dan Lebih Struggle: ‘Saya Ingin Berkelana dan Melompat Lebih Tinggi’

Banyak hal yang saya merasa belum saya lakukan, belum maksimal saya upayakan, dan belum sepenuh hati dalam meminta dan berdoa kepadaNya. Begitu pula, apa yang telah saya perbuat untuk kedua orang tua dan adik saya. Berbagi peran baik sebagai ‘hamba’ bagiNya, ‘cahaya’ dalam keluarga, ‘kebermanfaatan’ dalam bermasyarakat, ‘penyemangat’ dalam pergaulan dengan teman, ‘keberartian’ dalam organisasi, ‘motivator’ bagi orang-orang di sekitar saya, semua harus memberikan nilai positif. Sesuai motto hidup saya, ingin membuat hidup lebih hidup (Live the life), berusaha terbaik hingga titik maksimal (Do the best), dan menghargai orang dan kehidupan (appreciate the life and people).
Tahun 2012, saatnya bertindak lebih taktis, lebih efektif dan efisien dalam segala hal, lebih fokus mengejar cita-cita, dan terpenting semua itu dalam rangka menjadi HAMBA YANG LEBIH BAIK DI HADAPAN-NYA. 2012 adalah saat kelulusan saya di mana (mungkin) akan menjadi titik balik, menghadapi ‘kehidupan’ sebenarnya. Dan saat tulisan ini dibuat, saya sedang merenung, membuat resolusi di tahun yang akan datang. InsyaAllah you’ll find the way (kata Maher Zein dalam lagunya…)

KEEP FIGHTING!!!
Q.S Ar-Ra’d Ayat 11:

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. “

NEVER GIVE UP, InsyaAllah Selalu Ada Jalan!
Q.S Yusuf Ayat 87:

“Dan janganlah kamu berputus asa dari mengharap rahmat Allah, karena sesungguhnya tiadalah yang putus asa dari mengharap rahmat Allah, kecuali orang-orang kafir”

KEEP ISTIQOMAH, Semoga semua yang saya lakukan dimaknai JIHAD kepadaNya!
Rasulullah SAW bersabda:

“Orang yang berperang di jalan Allah, orang yang melaksanakan ibadah haji, dan orang yang melaksanakan ibadah umrah adalah duta Allah. Apabila mereka berdoa, Allah akan mengabulkannya dan apabila mereka meminta, maka Allah akan memberikannya”

KepadaNyalah Semua Menuju
Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec (buku Sukses Besar dengan Intervensi Allah)

“Jangan berjuang sendirian. Ajaklah Allah masuk ke dalam proses perjuangan Anda menuju sukses dalam bisnis, meniti karier yang cemerlang, menempuh jenjang studi, menciptakan keharmonisan keluarga, dan berjuang dalam pembangunan bangsa menuju Indonesia yang lebih makmur dan sejahtera. Undanglah Allah untuk melakukan akselerasi dan intervensi melalui asma-asmaNya”.

Catatan Hati di Sudut Kamar
_Jogja, 31 Desember 2011_

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s